Kapture crm online workflow

Jika Anda sedang berjuang untuk beberapa ujung aliran proyek Anda tie-bersama-sama, Statistik mengatakan bahwa Anda tidak sendirian…In the absence of right methodology and uniform monitoring, kebanyakan jadwal manajemen proyek berjalan ke laut dan anggaran secara teratur akan melebihi.

SEBUAH CRM online workflow management combines and streamlines multiple aspect of your project management. Ini memberi Anda pandangan yang komprehensif dan kontrol atas seluruh proyek Anda.

1. Mengalokasikan dan Prioritaskan Kerja Anda

At any point of time, hampir semua organisasi memiliki serangkaian pekerjaan yang belum selesai dan tenaga kerja yang terbatas. In-order to maintain a work flow, you should be able to prioritize and divide total work to be allocated to right individuals.

dengan CRM, Anda bisa langsung meninjau setiap bagian dari pekerjaan atau tugas yang harus diselesaikan pada dashboard terpadu. This single dashboard view lets you allocate particular tasks to right individuals at any point of time.

Lebih lanjut, CRM dapat menyimpan dan mengambil semua alokasi kerja melalui sumber awan tunggal, bringing long-term employee accountability into picture.

2. Membangun Milestones Proyek

umumnya, manusia tidak siap untuk membuat prediksi yang akurat pada tenggat waktu berkaitan dengan proyek-proyek skala besar. Dengan membagi proyek besar menjadi beberapa tonggak proyek yang lebih kecil, you could predict actual date of completion with better accuracy.

dengan CRM, you could divide project along a definite timeline. Hal ini memungkinkan Anda untuk menetapkan batas waktu yang jelas untuk penyelesaian proyek, dengan tanggal tetap penyelesaian untuk setiap tahap.

3. Ditilang Alokasi Tugas dan Komunikasi

Menurut wrike.com, manajer proyek menghabiskan hampir 90% waktu mereka berkomunikasi kepada karyawan. Bahkan, karyawan mengutip interupsi sering sebagai alasan untuk proyek-proyek yang tidak lengkap. Sini, both employees and managers are victims to unplanned communications.

dengan CRM, Anda dapat mengeluarkan tiket instan ke individu mempertimbangkan berbagai faktor seperti tertunda pekerjaan, tersedianya, listed skills etc…You could also access any particular employee based on sistem manajemen kontak. Ini memberdayakan manajer untuk menangani tim besar tanpa bertentangan dengan tugas-tugas normal mereka.

4. Mengelola belum selesai Tugas

Dengan alur kerja berbasis CRM, Anda bisa langsung melihat semua yang belum selesai melalui dashboard terpadu. Berdasarkan daftar tugas yang diberikan, you could assign tickets to right individuals.

This ensures that all your entire list of tasks gets allocated to right individuals at right time. Anda juga bisa meningkatkan tugas-tugas yang belum selesai untuk perhatian segera.

5. Mengelola Tim Jarak Jauh

Hari ini, organizations and employees are increasingly choosing remote workers over investing on in-house teams. The CRM-based employee aggregation allows you to manage entire workforce through a single interface.

It allows you to streamline entire project demands through a single interface. It also allows you to manage entire project through a single dashboard, memungkinkan alokasi proyek instan.

Gratis CRM Trail Banner